Kode saham - Nama Perusahaan (% Estimasi subjektif kelengkapan informasi)
Saham yang saat ini ada di Portofolio Palsu
ACES - Aspirasi Hidup Indonesia (70%)ASSA - Adi Sarana Armada (70%)DKFT - Re-Entry ke Saham Ini? (50%)
ESSA - ESSA Industries Tbk (50%)
MIDI - Midi Utama Indonesia (70%)PZZA - Sarimelati Kencana (70%)
SMGR - Semen Indonesia (50%)Watchlist saham Lainnya:
AMRT - Sumber Alfaria Trijaya (60%)
BBCA - Bank Central Asia (60%)
BUKA - Bukalapak (20%)DEWA - Darma Henwa (1%)EMAS - Merdeka Gold (0,5%) 🤏🏻GMFI - Garuda Maintenance Facility Aero Asia (20%)GTRA - Grahaprima Sukses (35%)HRTA - Hartadinata Abadi Tbk (40%)
IBFN - Intan Baru Prana Tbk (10%)ISSP - Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (10%)KAQI - Jantra Grupo Indonesia TbkKETR - Ketrosden Triasmitra (20%)LEAD - Logindo Samudramakmur (5%)LINK - Link Net Tbk (40%)LPPF - Matahari Department Store (30%)PART - Cipta Perdana Lancar (40%)PART-W Waran Cipta Perdana Lancar (50%)PGEO - Pertamina Geothermal Energy (70%)PJHB - Pelayaran Jaya Hidup Baru (10%)
SOCI - PT Soechi Lines Tbk (1%)
UNVR - Unilever Indonesia (30%)Dalam menganalisa suatu perusahaan, tidak semua metrik penting. Maka dari itu tidak semua informasi harus kita baca. Cukup cari metrik-metrik yang “berbunyi”. Dari sekian case di atas kita bisa melihat BBCA yang tulisannya hanya secuil saja mungkin sudah membuat kita 60% yakin terhadap kelengkapan datanya (sebelum melakukan investasi di perusahaan tersebut)