🪙

HRTA - Hartadinata Abadi Tbk (40%)

image
image

Perusahaan Perhiasan Ini Berhenti Jualan Perhiasan

Gue termasuk salah satu orang yang telat menyadari kalau perusahaan ini sudah bertransformasi: dari yang tadinya jual perhiasan, jadi perusahaan yang jual emas batangan sampai ke level institusi.

☝🏻

HRTA IPO pada 21 Juni 2017, jadi usianya di pasar modal belum genap 10 tahun.

10 tahun terakhir rerata PE perusahaan ini sekitar 7,3x
10 tahun terakhir rerata PE perusahaan ini sekitar 7,3x
image

Dulu HRTA bisa menjual 4,43 ton perhiasan emas, tetapi pada Q1 2026 hanya sekitar 90 kg.

image

Perhatikan kesamaan tonase antara penjualan perhiasan HRTA dan total penjualan emas HRTA. Dari sini, dapat disimpulkan bahwa 100% penjualan HRTA pada 2017 berasal dari perhiasan emas. Begitu juga di tahun 2018. Di tahun 2019 ada sedikit perbedaan.

image

Kalau kita lihat penjualan per segmen pada 2017, ada dua segmen. Di laporan keuangan 2017 ada keterangan sebagai berikut:

📑

Perusahaan mulai melakukan kegiatan usaha secara komersial pada tahun 2004. Kegiatan usaha utama Perusahaan saat ini adalah dalam bidang industri manufaktur dan perdagangan perhiasan emas yang meliputi beragam produk perhiasan emas seperti kalung, cincin, liontin, anting dan gelang dengan berbagai kadar. Perusahaan menyalurkan produk produknya kepada beberapa distributor, wholesaler dan retailer (toko emas) di berbagai wilayah di Indonesia. Saluran distribusi internal meliputi yaitu 7 (tujuh) toko perhiasan emas ritel “ACC” dan toko perhiasan emas premium yang terdiri dari 2 (dua) gerai “Claudia” serta “Perfect Jewellery” dan 2 (dua) gerai “Celine Jewellery” yang berlokasi di Bandung.

Toko = penjualan lewat saluran distribusi internal. Sisanya disalurkan lewat jalur distributor/toko emas lainnya alias “Grosir”.

✅

Tahun 2017 NPM perusahaan ini ada di angka 4,44% (110 miliar / 2,474 triliun)

HRTA tahun 2019

image

Di tahun 2019 ada selisih 0,03 ton emas dari penjualan total HRTA. Apa itu?

image

Jawabannya: Gold Bar. Artinya, sejak 2019 HRTA mulai menjual emas batangan. Belum terlalu signifikan tapi kita bisa lihat di 2025 0,03 ton itu jadi 22,06 ton.

Pada 2019, segmen usaha HRTA menjadi empat: Toko, Grosir, Waralaba, dan Gadai.
Pada 2019, segmen usaha HRTA menjadi empat: Toko, Grosir, Waralaba, dan Gadai.
✅

Tahun 2019 NPM perusahaan ini ada di angka 4,63% (149,9 miliar / 3,235 triliun)

💡

Belum ada pertumbuhan kinerja HRTA yang signifikan. Laba bersih 2017 = 110 miliar, sedangkan laba bersih 2019 = 149 miliar.

Item
2017
2019
Jumlah toko
12
44
Jumlah Pegadaian
0
16

Katalis Gold Bar HRTA 2023

image

Kelahiran EMASKU di tahun 2023 membuat penjualan emas batangan HRTA naik signifikan

Data pencarian kata kunci “EMASKU” di Google Trends 5 tahun terakhir
Data pencarian kata kunci “EMASKU” di Google Trends 5 tahun terakhir
image
image
image
image

Penjualan Grosir / wholeseller naik signifikan tahun 2022 - 2025

Rekap Pendapatan per Segmen (2022-2025)

Segmen
2022
2023
2024
2025
Toko/Stores
540.829.333.161
1.926.821.187.496
4.719.555.881.934
5.204.206.686.750
Grosir/Wholesaler
6.290.749.006.918
10.845.493.301.257
13.405.856.983.665
39.193.622.578.067
Sales to Partners
12.892.565.044
17.980.124.127
4.986.283.773
616.043.533
Gadai/Pawns
73.982.655.383
65.180.076.108
92.332.462.540
140.988.689.753
Jasa Pemurnian/Refining
—
1.554.035.574
5.897.377.853
8.990.153.049
Total Pendapatan
6.918.453.560.506
12.857.028.724.562
18.228.628.989.765
44.548.424.151.152

(Catatan: segmen Refining belum muncul terpisah di laporan 2022, kemungkinan masih digabung ke segmen lain atau belum jadi lini bisnis terpisah saat itu.)

Rekap Hasil Segmen (2022-2025)

Segmen
2022
2023
2024
2025
Toko/Stores
66.035.261.579
242.201.423.268
448.829.764.372
493.919.266.955
Grosir/Wholesaler
636.189.093.955
657.145.157.923
591.371.288.369
1.350.468.632.312
Sales to Partners
2.915.008.956
4.162.398.735
1.054.100.390
128.568.285
Gadai/Pawns
37.682.655.383
42.034.242.775
50.984.960.907
70.247.018.214
Jasa Pemurnian/Refining
—
1.192.411.496
4.525.058.027
6.911.629.664
Total Hasil Segmen
742.822.019.873
946.735.634.197
1.096.765.172.065
1.921.675.115.430

Laba Tahun Berjalan (Net Profit) - Total per Tahun

Tahun
Laba Tahun Berjalan
Growth YoY
2022
254.127.589.783
—
2023
306.268.555.595
+20,5%
2024
442.720.027.499
+44,6%
2025
979.603.558.928
+121,3%
image
image

Dari pie chart pendapatan dan hasil segmen tahun 2023–2025 serta Q1 2026, terlihat jelas bahwa segmen yang paling berpengaruh di HRTA adalah Grosir dan Toko. Bahkan, pada segmen Toko, meski hanya menyumbang 9,1% dari total pendapatan HRTA, kontribusinya terhadap hasil segmen mencapai sekitar 22,5%!

💡

Segmen Grosir sendiri mengalami pergeseran makna sejak 2017. Pada 2017, “Grosir” berarti penjualan perhiasan emas melalui jalur distribusi “toko lain”. Pada Q1 2026, “Grosir” merujuk pada penjualan emas batangan melalui jalur distribusi selain Toko milik HRTA.

Perhatikan kembali keterangan di bawah ini: penjualan Gold Bar meningkat, sementara penjualan Jewellery menurun dan bahkan cenderung mendekati 0.

image
image

Di kasus HRTA, kenaikan penjualan dan laba bersih yang signifikan salah satu faktor besarnya memang kenaikan harga emas itu sendiri. Efeknya jadi “double”. Tapi coba bayangkan: seandainya harga emas flat, namun volumenya tetap bertumbuh, penjualan dan laba bersihnya pasti tetap naik. Hanya saja, kalau harga emas flat, minat beli orang udah pasti tidak setinggi sekarang.😂

Kenapa PP beli diharga ini?

1. Kita bisa membeli saham “emas batangan” dengan harga yang wajar

image
image
💡

Portofolio Palsu beli saham HRTA dengan harga Rp1.890 per lembar

Di paparan publik HRTA terakhir, ada yang bertanya soal target laba bersih perusahaan. Mereka menjawab sebesar 1,4 triliun. Jumlah saham HRTA ada 4.605.262.400, sehingga laba per saham = Rp304.

Price to Earning Ratio=1890304=6,21x\text{Price to Earning Ratio} = \frac{1890}{304} = 6{,}21x
Rata-rate PE HRTA selama 10 tahun terakhir 7,32x
Rata-rate PE HRTA selama 10 tahun terakhir 7,32x
🗣️

Gak murah-murah amat dong, Bang?

Betul. Memang nggak murah-murah amat. Tapi setidaknya, dengan harga saat ini, kita bisa beli perusahaan yang sudah bertransformasi dari yang “cuma” jualan perhiasan emas menjadi perusahaan yang menjual emas batangan ke institusi. Dan biasanya, institusi kalau belanja emas caranya borongan. Sehingga kalau volume penjualan tinggi, revenue perusahaan juga tetap tinggi.

2. Jadi studi kasus Beli Emas Batangan vs Beli Saham Emas Batangan yang (mungkin) menarik.

Sama-sama beli Rp756.000 tapi secara
Sama-sama beli Rp756.000 tapi secara fee masih lebih mahal emas digital. Tentu kalau belinya lebih banyak maka emas digital lebih oke karena biayanya “flat” Rp2.500 per transaksi

Yang akan langsung terlihat beda adalah adanya “spread” harga emas.

Spread: harga beli emas Rp24.990 per 0,01 gram, sedangkan harga jualnya Rp23.740 per 0,01 gram. Emas memang tidak didesain untuk “trading” harian
Spread: harga beli emas Rp24.990 per 0,01 gram, sedangkan harga jualnya Rp23.740 per 0,01 gram. Emas memang tidak didesain untuk “trading” harian

Di sisi lain, jika kita membeli dan menjual saham HRTA pada hari yang sama, dengan asumsi harga jualnya juga tetap sama, yaitu Rp1.890.

image
Kalau harga sama sekali gak bergerak, saham cuma "menggerus" modal 0,40%, sementara emas digital langsung menggerus 5% dan emas fisik hampir 10%. Beda 12-25x lipat.
Kalau harga sama sekali gak bergerak, saham cuma "menggerus" modal 0,40%, sementara emas digital langsung menggerus 5% dan emas fisik hampir 10%. Beda 12-25x lipat.

Perbandingan Lengkap: "Harga Gak Gerak" di 3 Instrumen

Instrumen
Rugi murni dari fee/spread
%
Saham HRTA
-Rp3.024
-0,40%
Emas Tring (digital)
-Rp37.500
-5,00%
Emas Antam (fisik)
tidak bisa dibeli (di bawah minimum)
~-10% kalau dipaksakan proporsional

Gue punya hipotesis: lebih baik beli saham yang jualan emas batangan daripada beli emas batangan langsung. Tapi tentu hipotesis ini mesti kita uji. Kita butuh waktu untuk tahu hasilnya. Itu alasan tambahan mengapa HRTA kita masukan ke dalam Portofolio Palsu (PP)

☝🏻

Porsi HRTA di dalam Portofolio Palsu sekitar 1,8%

Status Portofolio Palsu terakhir (24 Juli 2026)

Total invested akhirnya menyentuh angka 50 juta!
Total invested akhirnya menyentuh angka 50 juta!