PART - Cipta Perdana Lancar (40%)
🔩

PART - Cipta Perdana Lancar (40%)

image
image
image

Riwayat PART saat IPO ⬇️

Prospektus PART

PT CIPTA PERDANA LANCAR Company Profile PT. Cipta Perdana LancarPT CIPTA PERDANA LANCAR Company Profile PT. Cipta Perdana Lancar

image
image
image

Perusahaan udah ngomong Tray MBG dari Mei 2025

https://www.idx.co.id/StaticData/NewsAndAnnouncement/ANNOUNCEMENTSTOCK/From_EREP/202507/07db8076e7_84dbba89bd.pdf
Foundernya sih humble banget ya (kayaknya)
image

Tantangan perusahaan menurut foundernya: Bahan baku, tarif listrik, harga bbm

Kinerja PART 2021-2024

Dalam Miliar IDR
2021
2022
2023
2024
Total Pendapatan
129
191
238
267
Total Beban Pokok Penjualan
(108)
(153)
(190)
(209)
Laba Kotor
21
38
48
59
GPM
16.3%
19.9%
20.2%
22.1%
Total Beban Usaha
-
-
-
-
Laba Usaha
10
21
24
31
OPM
7.8%
11.0%
10.1%
11.6%
Penghasilan/Beban Lain-Lain
(2)
1
(3)
(1)
Laba Sebelum Pajak
7
21
21
31
Beban Pajak Penghasilan
(2)
(4)
(5)
(7)
Laba Bersih Dari Operasi Yang D...
6
17
16
23
Hak Minoritas
-
-
-
-
Laba Bersih Tahun Berjalan
6
17
16
23
Pendapatan Komprehensif Lain
(0)
(0)
(0)
2
Jumlah Laba Komprehensif
6
17
16
25
Laba Bersih Yang Dapat Diatribu...
Pemilik Entitas Induk
6
17
16
23
NPM
4.7%
8.9%
6.7%
8.6%

CAGR:

  • Pendapatan: 129 → 267 = 28.2%
  • Laba Kotor: 21 → 59 = 41.0%
  • Laba Usaha: 10 → 31 = 45.1%
  • Laba Bersih: 6 → 23 = 53.0%

Kinerja 2021-2025 (Estimasi)

Dalam Miliar IDR
2021
2022
2023
2024
2025E
CAGR 2021–2025E
Total Pendapatan
129
191
238
267
298.29
23.2%
Total Beban Pokok Penjualan
(108)
(153)
(190)
(209)
(236.67)
–
Laba Kotor
21
38
48
59
61.63
30.2%
GPM
16.3%
19.9%
20.2%
22.1%
20.7%
–
Total Beban Usaha
–
–
–
–
(29.36)
–
Laba Usaha
10
21
24
31
32.27
33.2%
OPM
7.8%
11.0%
10.1%
11.6%
10.8%
–
Penghasilan/Beban Lain-Lain
(2)
1
(3)
(1)
(3.57)
–
Laba Sebelum Pajak
7
21
21
31
28.89
42.0%
Beban Pajak Penghasilan
(2)
(4)
(5)
(7)
(6.42)
–
Laba Bersih Tahun Berjalan
6
17
16
23
22.46
39.9%
Pendapatan Komprehensif Lain
(0)
(0)
(0)
2
–
–
Jumlah Laba Komprehensif
6
17
16
25
22.46
39.9%
Laba Bersih yang Diatribusikan ke Pemilik Entitas Induk
6
17
16
23
22.46
–
NPM
4.7%
8.9%
6.7%
8.6%
7.5%
–

MBG x PART

Rencana mass production Food tray (FT) di bulan Mei 2025. Otomotif + Sanitasi ada rencana tumbuh 15,88% dan ditambah FT bisa 1 Triliun revenuenya
PART punya target 300-600rb tray per bulan dan per Agustus sudah jualan ke Dapur dan Yayasan yang ditunjuk MBG (katanya)

Info dari video di atas:

  1. MBG butuh 82,9 juta food tray
  2. Saat ini ada 12 mesin beroperasi di PART: Mesinnya sama dengan yang dipakai dengan segmen otomotif (02:16), tinggal ganti cetakannya saja. Stamping progressive
  3. Target PART 300-600rb piece per bulan
  4. PART sudah mulai jualan food tray sejak video ini dibuat (Agustus 2025)
14:52 PART berperan dalam 0,3% komponen untuk membuat 1 buah motor (800-900 item). Tujuan IPO untuk tambah 4 mesin. Masih ada 8rb meter persegi lahan di samping pabrik (18.00). Target Pak Ayung revenue 100M/bulan.

📊 Ringkasan Analisis Aspek Keuangan

Rencana Penambahan Kegiatan Usaha (PART)

www.idx.co.id
(Download file Industri Peralatan Dapur dan Peralatan Meja dari Logam PART disini!)

1. Total Nilai Investasi

Total dana yang dibutuhkan untuk kedua kegiatan usaha baru ini adalah:

Rp91.354.323.550

(Sembilan Puluh Satu Miliar Tiga Ratus Lima Puluh Empat Juta Tiga Ratus Dua Puluh Tiga Ribu Lima Ratus Lima Puluh Rupiah)

2. Rincian Alokasi & Sumber Dana

Berikut adalah pemecahan biaya berdasarkan kode KBLI dan sumber pembiayaannya:

Kode KBLI
Deskripsi Industri
Alokasi Penggunaan
Sumber Pendanaan
Nominal Investasi (Rp)
25992
Peralatan Dapur & Meja dari Logam
Modal Investasi
Internal (Kas)
32.116.573.550
Eksternal (Bank)
59.000.000.000
Sub-Total KBLI 25992
91.116.573.550
28210
Mesin Pertanian & Kehutanan
Riset & Pengembangan
DIPA ORPP & Mitra BRIN
237.750.000
Sub-Total KBLI 28210
237.750.000
TOTAL
91.354.323.550

3. Poin Penting (Key Takeaways)

  • Mayoritas Modal (99,7%): Dialokasikan untuk industri peralatan dapur logam (KBLI 25992).
  • Struktur Modal KBLI 25992: Terdiri dari kombinasi Kas Perusahaan (~35%) dan Pinjaman Bank (~65%).
  • Fokus KBLI 28210: Investasi ini khusus untuk Riset dan Pengembangan (R&D) yang didukung oleh pendanaan riset pemerintah (DIPA ORPP & Mitra BRIN), bukan dari kas operasional langsung.

www.idx.co.id
Barulah Agustus 2025 KBLI 25992 ada di AD ART perusahaan

💡

Kalau memang Food Tray sudah diproduksi sejak Mei 2025. Apakah ada peningkatan kinerja dari PART? Dimana hasil dari penjualan Food Tray ini dicatat?

PART memasang target ambisius di tahun 2025 dengan membidik pendapatan senilai Rp1 triliun, atau tumbuh lebih dari 3 kali lipat dibanding tahun sebelumnya. Strategi utama untuk mencapai target ini adalah produksi 1 juta tray makanan per bulan, yang berpotensi memberikan pendapatan sekitar Rp364 miliar.
Segmen 2025
Segmen 2025
Segmen 2024
Segmen 2024
‣

Interpretasi Penjualan Per Segmen

‣

💰 Pinjaman 74 miliar ke BCA 🏦

Yang Menarik di PART (Tp riskynya minta ampun)

⚠️

Ini hanya info aja ya, harap berhati-hati karena waran bisa buat kita rugi 100%!

image
image

Yang menarik di saham PART itu bukan hanya saham utamanya. Tapi waran-nya juga. Satu tahun terakhir harga saham PART naik 60% sedangkan Waran-nya naik 400%! Kalau memang kinerja PART akan terdorong karena usahanya sendiri atau adanya tambahan kinerja dari Food Tray MBG, mestinya ini akan mendorong harga Waran dari PART

Perlu diperhatikan juga PART-W ini expired di 3 Juli 2026.

image

Satu tahun terakhir ada DU (KAF Sekuritas) yang kumpulin saham PART 896jt rupiah

💡

Biasanya harga Waran + Exercise = Harga PART di pasar

Contoh hari ini harga PART-W Rp20/lembar

Harga Exercise PART-W = Rp110/lembar

Harga PART di pasar = Rp136

Kalau harga PART di pasar = Rp200

Maka harga waran bisa ke = Rp90

Saham: Rp136 —> Rp200 = +47%

Waran: Rp20 —> Rp90 = +350%

💡

Seberapa yakin saham part bisa ke Rp200/lembar? Bagaimana valuasi hari ini?

image

Perusahaan ini baru IPO tanggal 5 Juli 2024. PE rerata sampai hari ini adalah sekitar 13,75x

Dalam Miliar IDR
2021
2022
2023
2024
2025E
CAGR 2021–2025E
Total Pendapatan
129
191
238
267
298.29
23.2%
Laba Kotor
21
38
48
59
61.63
30.2%
GPM
16.3%
19.9%
20.2%
22.1%
20.7%
–
Laba Usaha
10
21
24
31
32.27
33.2%
OPM
7.8%
11.0%
10.1%
11.6%
10.8%
–
Laba Bersih yang Diatribusikan ke Pemilik Entitas Induk
6
17
16
23
22.46
–
NPM
4.7%
8.9%
6.7%
8.6%
7.5%
–

CAGR:

  • Pendapatan: 129 → 267 = 28.2%
  • Laba Kotor: 21 → 59 = 41.0%
  • Laba Usaha: 10 → 31 = 45.1%
  • Laba Bersih: 6 → 23 = 53.0%

Perusahaan micro cap ini kinerjanya tumbuh dengan baik!

The X Factor 🤡

image

www.idx.co.id
Tanggal 15 Agustus 2025 RUPSLB Menyetujui mengangkat Bapak REYNIEL FERO WALANDOUW selaku Komisaris Independen Perseroan, terhitung sejak ditutupnya Rapat ini.

‣

Siapa Reyniel Fero Walandouw

Kapasitas 🤝 Aset Tetap (Mesin)

image
⚠️

Untuk perusahaan seperti PART, peningkatan kuantitas spare part yang diproduksi menurut gue berbanding lurus dengan peningkatan aset tetap, terutama mesin.

Tahun
Nilai Aset Mesin (Biaya Perolehan)
Pertumbuhan Aset Mesin
Total Produksi (Pcs)
Pertumbuhan Produksi
2021
Rp 20,3 Miliar
-
60.992.142
-
2022
Rp 39,7 Miliar
+95% (Hampir 2x Lipat)
73.347.844
+20%
2023
Rp 57,1 Miliar
+43%
87.468.693
+19%
2024
Rp 78,3 Miliar
+37%
(Data Full Year Belum Ada)
(Tren Pasti Naik)
Sep 2025
Rp 150,6 Miliar
+92% (Double lagi!)
(On Progress)
Nambah dong? Kalau ada pihak yang mau “nadah” spare part nya itu juga sih..

💡 Insight Penting dari Data Ini:

1. Pola "Investasi Dulu, Panen Kemudian" (Lagging Effect)

Perhatikan tahun 2021 ke 2022:

  • Aset mesin naik hampir 2x lipat (+95%).
  • Tapi produksinya baru naik 20%.
  • Artinya: Mesin yang dibeli di 2022 tidak langsung full capacity. Butuh waktu untuk instalasi, trial, dan cari orderan.
  • Dampaknya: Kenaikan produksi yang stabil di 2023 (+19%) adalah hasil dari investasi mesin tahun sebelumnya.

2. Sinyal "Ledakan" di 2025 (The Monster Investment)

Lihat data September 2025:

  • Nilai aset mesin melonjak dari Rp 78 M (2024) jadi Rp 150 M (Sep 2025).
  • Ada penambahan aset mesin baru (Capex) sebesar Rp 72 Miliar dalam 9 bulan!
  • Analisis: Ini investasi terbesar dalam sejarah perusahaan (sejak 2021).
  • Prediksi: Jika pola 2022 terulang, di tahun 2026, kapasitas produksi PART bisa naik 50–100% karena kapasitas mesinnya sudah didobelkan sekarang.

3. Konfirmasi Proyek Baru

Kenaikan aset mesin Rp 72 Miliar di tahun 2025 ini sangat cocok dengan dokumen Studi Kelayakan sebelumnya (Investasi KBLI baru senilai Rp 91 Miliar).

  • Jadi uang Rp 91 Miliar itu bukan cuma wacana di atas kertas tapi sudah dibelanjakan jadi mesin beneran.

Update Keterbukaan Informasi 21 Januari 2026

www.idx.co.id
(Download filenya di sini)

image

Di halaman pertama dokumen ini PART udah gak malu-malu lagi bilang bidang usaha mereka “Peralatan Dapur Berbahan Logam” ada indikasi kuat kalau selanjutnya akan ada pencatatan segmen baru untuk ompreng itu.

☝🏻

Sisanya baca sendiri dulu, gue mau buat video nya