




Riwayat Jumlah Armada GTRA

Pendapatan untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Agustus 2022 tercatat sebesar Rp 136.817 juta, mengalami peningkatan sebesar Rp 40.537 juta atau 42,10% dibandingkan dengan pendapatan pada periode yang berakhir pada tanggal 31 Agustus 2021 sebesar Rp 96.280 juta. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh bertambahnya jumlah armada yang dimiliki.
Pada Agustus 2021, jumlah kendaraan truk sebanyak 547 unit, sedangkan di Agustus 2022 jumlah kendaraan truk sebanyak 821 unit, sehingga pendapatan pada 2022 meningkat. Penambahan jumlah armada dilakukan seiring dengan peningkatan permintaan/order yang diterima Perseroan dari pelanggan, sehingga pendapatan Perseroan meningkat.
Pelanggan Utama per 31 Agustus 2022
No. | Pelanggan | Status | Kontribusi ke Total Penjualan |
1 | PT Inbisco Niagatama Semesta (Mayora Group) | Pihak ketiga | 25,38 % |
2 | PT Sicepat Ekspress Indonesia | Pihak ketiga | 8,88 % |
3 | PT Kurnia Mitra Selaras | Pihak ketiga | 6,13 % |
4 | PT Global Jet Cargo | Pihak ketiga | 5,97 % |
5 | PT Adi Sarana Armada Tbk | Pihak ketiga | 5,96 % |
Catatan kunci:
- PT Inbisco Niagatama Semesta (Mayora Group) sendirian nyumbang >10 % pendapatan, tepatnya 25,38 %. Artinya ada potensi ketergantungan tinggi ke satu klien besar.
- Nggak ada pendapatan dari pihak berelasi yang lewat 10 % total revenue.
- Top-5 pelanggan di atas sudah mencakup 52,32 % dari penjualan, jadi sebagian besar omzet memang terpusat di beberapa klien utama.
