2 Januari - Beli IBFN 3,4% Porto & Jual MARK, POWR
🧟

2 Januari - Beli IBFN 3,4% Porto & Jual MARK, POWR

Penjualan MARK & POWR

image

Portofolio Palsu melakukan penjualan saham MARK & POWR bukan karena kinerja perusahaan memburuk atau berpikir perusahaan ini tidak baik. Melainkan hanya untuk merapikan isi portofolio. Dana hasil penjualan 2 saham itu tetap dipertahankan di PP untuk amunisi belanja saham selanjutnya.

MARK dan atau POWR akan dipindahkan ke sekuritas lain agar pencatatannya lebih rapi. Sejauh ini belum ada rencana mau pakai sekuritas apa

image

Selama MARK dan POWR berada di portofolio, keduanya membagikan dividen dua kali dengan total Rp208.657. Capital gain dari penjualan kedua saham tersebut sekitar Rp378.377. Total keuntungan Rp587.034 dengan return +18,76%. (25 Maret 2025 - 2 Januari 2026)

Pembelian IBFN

IBFN - Intan Baru Prana Tbk (10%)IBFN - Intan Baru Prana Tbk (10%)

Terkait pembelian IBFN ada baiknya untuk kembali cek link di atas. Data di halaman tersebut belum di update jadi sangat mungkin pas kalian baca, tambah bingung.

image

Pembelian IBFN ini direncanakan sejak harga sahamnya di Rp126, saat market cap nya 191 miliar IDR. Perusahaan ini tiba-tiba punya aset tetap disewakan, kayaknya berupa alat berat merek LiuGong yang besarannya 118 miliar IDR. IBFN jelas tidak punya uang, karena ekuitasnya aja negatif 1,6 triliun IDR. Darimana asalnya dia bisa beli 118 miliar alat berat? Dari utang yang nggak dijelaskan lebih lanjut. IBFN seperti dibangunkan dari tidur panjangnya oleh “seseorang” yang belum kita ketahui siapa.

🧟

Kondisi keuangan IBFN nggak ada bagus-bagusnya sama sekali. Ekuitas negatif karena adanya akumulasi rugi. Utang berbunga masih sekitar 800 miliar-an lagi. Tapi ada yang “nyuntik” 100 miliar IDR untuk usaha IBFN. Statusnya saat ini IBFN seperti perusahaan zombie yang di paksa bangun dari kubur. Risiko memegang perusahaan seperti ini sangatlah tinggi!

image

Tapi karena kegiatan “sewa alat berat” inilah arus kas perusahaan jadi positif di Q3 2025 dan kemungkinan akan tetap positif untuk setahun penuh 2025

Narasi yang mungkin berperan di saham IBFN:

  1. Pabrik LiuGong yang mulai beroperasi di 2026
  2. Tambahan kontrak sewa alat berat dengan DEWA (Darma Henwa)
  3. Berita positif induknya: INTA (kalau ada)

Alokasi dan Trailing Stop

Karena saham ini berbasis narasi, PP mengalokasikan 3,5% saja untuk saat ini dengan trailing stop di angka 50%.

Status Terakhir Portofolio Palsu (4 Januari 2025)

image