Saham ini tidak terlalu likuid.
Riwayat EPS (laba per saham) dari perusahaan ini (2020-2025)



Empat periode terakhir LPPF bagi dividen di bulan April. Kalau tahun depan (2026) bisa bagi dividen di bulan April juga (7 bulan dari sekarang) yang besarannya misal Rp300 per lembar maka dengan harga sahamnya hari ini di Rp1.570 artinya…

Estimasi dividen yield yang bisa kita terima = Rp300/Rp1.570 = 19,1%
Kalau bagi Rp200 maka yieldnya sekitar 12,7% (±sama dengan yield-nya RALS)

Kalau kita lakukan estimasi asal-asalan, menganggap Q3 ini masih rugi dan Q4 hanya Rp50 EPS-nya (lebih buruk dari Q4 2024) maka EPS LPPF sekitar Rp297,48
Jika perusahaan ini membagikan dividen 80% dari EPS perkiraan ini, maka estimasi dividennya adalah Rp237. Namun, karena angkanya ganjil dan LPPF biasanya membulatkan ke atas, kemungkinan dividen menjadi Rp250.
Rp250/Rp1.570 = +15,9%!
Gue jarang sekali membuat target harga, namun di pilihan saham kali ini kita gunakan sedikit bagian dari Portofolio Palsu untuk belajar memegang saham yang tipenya seperti ini.
Asumsi kita bisa collect Rp250 dalam bentuk dividen di April nanti atau kalau harganya tumbuh Rp250 (capital gain) disepanjang perjalanan PP pegang sahamnya tolong kabari gue ya 😄
PP mengalokasikan seluruh dana yang tersisa sekitar 500rb IDR untuk membeli saham LPPF di sekitar harga Rp1.575 (males nunggu) jadi ambil langsung yang tersedia aja.
Status Portofolio Palsu setelah beli LPPF
